Trustpilot
Kamis , 2 Desember 2021
”Iklan
”Iklan”Iklan ”Iklan
Tiga Pasien Baru di RSUD Sidikalang Negatif Covid-19, Dairi Masih Zona Hijau
Foto RSUD Sidikalang (Ist)

Seorang ODP warga Kabupaten Dairi meninggalkan RSUD Sidikalang tanpa izin.

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Pemerintah Kabupaten Dairi melalui juru bicara penanganan virus corona (covid-19) Kabupaten Dairi memyampaikan bahwa pasien ODP yang sedang dalam isolasi meninggalkan RSUD Sidikalang tanpa izin pada pukul 17.25 WIB hari ini Jumat   27 Maret 2020.

dari Kronologis yang diterima redaksi, Pasien bernama HP, 34 tahun, laki-laki, penduduk Desa Belang Malum, Sidikalang, atas perintah Bupati Dairi sejak kemarin sore, Kamis, 26 Maret 2020 dievakuasi ke RSUD Sidikalang untuk diobservasi. Oleh perawat dan dokter spesialis dilakukan observasi lanjutan yaitu pemeriksaan darah dan foto rontgen.

Dokter Spesialis Paru, atas dasar itu menginstruksikan pasien dengan status ODP, untuk ditempatkan pada ruang isolasi RSUD Sidikalang dan mendapatkan perawatan lebih baik.

Jumat, tanggal 27 Maret 2020, pukul 17.20 WIB, pada saat akan diberi makan dan diperiksa secara rutin oleh petugas medis, pintu ruang isolasi tidak dapat dibuka dikunci dari dalam.

Setelah permintaan membuka tidak mendapatkam respons maka pintu ruang isolasi dibuka secara paksa untuk melihat keberadaan pasien. Ternyata  pasien sudah tidak berada ditempat dan meninggalkan ruang isolasi RSUD Sidikalang melalui jendela kamar mandi yg dibuka dengan paksa.

Pasien sering teriak minta pulang ke rumah dan mengatakan kepada petugas medis bahwa pasien memelihara 2 ekor ternak babi di rumah dan tidak tahu siapa yang memberikan makanan atau merawatnya, kemungkinan akan mati bila terus diisolasi di RSUD.  Atas kerisauan pasien itu maka perangkat desa Belang Malum mengambil inisiatif utk merawat dan memberi makan hewan peliharaan tersebut.

Berkaitan dengan kejadian itu, Pemkab dairi mengambil langkah tindak lanjut atas  instruksi Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu bersama dengan Sekretaris Daerah, segera mengambil langkah cepat agar pasien segera ditemukan yaitu dengan berkoordinasi dengan Kepolisian Resort Dairi.

Juru Bicara Penanganan Virus Corona (covid-19) Kabupaten Dairi, Dr. Edison Damanik dalam rilis yang redaksi terima menyampaikan, bahwa kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada Kepolisian Resort Dairi. Selain itu upaya lain adalah, melakukan pelacakan kontak erat dengan pasien, dan yang paling penting atas kejadian ini adalah mengaktifkan lebih kuat lagi upaya sosialisasi bagi siapa saja yg merasa pernah kontak erat dengan pasien untuk isolasi diri selama 14 hari dan jika mengalami gejala mirip covid-19 agar melaporkan diri ke Puskesmas terdekat.

Kejadian ini harus segera ter atasi, dan tidak bisa terulang kembali, karena itu segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Dairi bersama dengan aparatur dinas kesehatan/petugas medis untuk bersama sama melakukan sosialisasi, edukasi dan mengajak masyarakat agar dengan suka rela melaksanakan isolasi mandiri untuk kepentingan bersama.

”Iklan”Iklan”IklanINVESTASI DAIRI POS

Tentang Novel Sinaga

Baca Juga

Genjot PAD Tidak Mesti dari Tambang, Tanah Dairi Subur dan Kopinya Tersohor

Genjot PAD Tidak Mesti dari Tambang, Tanah Dairi Subur dan Kopinya Tersohor

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak mesti dari retribusi di sektor …

polres dairi lakukan mediasi masalah pemberitaan, polisi bentak pendeta di desa bangun kec. parbuluan dairi

Polres Dairi Lakukan Mediasi Masalah Pemberitaan, Polisi Bentak Pendeta di Desa Bangun Kecamatan Parbuluan Dairi

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Adanya pemberitaan disalah satu media online yang menyampaikan oknum Polisi yang diduga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

”Iklan”Iklan