Trustpilot
Jumat , 3 Desember 2021
”Iklan
”Iklan”Iklan ”Iklan
Romy Mariani: Hari Ulos Nasional Momentum untuk Lestarikan Warisan leluhur dan Budaya
Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi, Romy Mariani bersama Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu berfoto bersama dengan warga Silahisabungan dengan mengenakan pakaian Ulos Silalahi (Foto: Istimewa)

Romy Mariani: Hari Ulos Nasional Momentum untuk Lestarikan Warisan leluhur dan Budaya

DAIRIPOS, SILAHISABUNGAN – Memperingati Hari Ulos Nasional tidak bisa dipisahkan dari menghargai dan melestarikan wastra (bahasa Sansekerta artinya kain) budaya warisan nenek moyang dari berbagai Puak di Sumatera Utara: Suku Batak Toba, Simalungun, Karo, Pakpak dan Mandailing.

Demikian pesan yang disampaikan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi, Ny. Romy Mariani Eddy Berutu untuk menjaga dan melestarikan warisan leluhur dan warisan budaya dalam memperingati Hari Ulos Nasional 2021 yang jatuh pada hari ini, Minggu tanggal 17 Oktober 2021. 

“Dan tentu yang paling  tidak bisa dipisahkan dari budaya wastra atau kain batak ini adalah para Partonun atau Penenun yang merajut helaian benang menjadi kain ulos kebanggaan Bangso Batak ini.” ujar Romy Mariani.

Menurutnya, memperingati Hari Ulos berarti menghargai karya mereka yang menjadikan ulos begitu tinggi nilai dan maknanya dan tidak dapat dipisahkan dari siklus kehidupan orang batak, mulai dari masih di dalam kandungan, saat kelahiran,   menikah dan pada saatnya dipanggil kembali oleh Sang Maha Kuasa.

“Saat memperingati Hari Ulos Nasional ini kita digugah untuk ambil bagian dalam pelestariannya bahkan pengembangannya sehingga  regenerasi partonun dapat terwujud. Tanpa menghargai partonun, menaikkan harkat hidup dan kesejahteraan mereka rasanya mustahil bagi kita untuk mempertahankan budaya ulos karena generasi muda tidak akan pernah tertarik lagi untuk melanjutkan profesi yang sesungguhnya sangat tinggi nilainya bukan saja bagi Bangso Batak tapi juga bagi  Bangsa Indonesia.” tutur Romy Mariani.

BACA JUGA : Tangis dan Doa Romy Mariani, Lepas Kepergian Seorang Ibu Penderita Kanker Ganas di Parbuluan

Lebih lanjut Romy Mariani menyampaikan, di Kecamatan Silalahisabungan, Kabupaten Dairi ada sekitar 400  partonun yang hampir semua adalah perempuan. Romy menerangkan, mereka sudah bertenun puluhan tahun dan mendapatkan ilmu dan keahlian ini secara turun temurun.  Namun tantangannya adalah mereka sudah semakin menua dan sangat sedikit dari anak- anak mereka yang mau melanjutkan profesi ini. Dan dikesempatan ini, ia meminta Pemerintah bersama-sama dengan para tokoh budaya, tokoh masyarakat, para pemerhati,  pemuda dan semua unsur lainnya harus bahu membahu memikirkan jalan keluar bagi keberlangsungan budaya dan karya ulos ini.

“Memperingati Hari Ulos Nasional juga menggugah kita untuk ikut ambil bagian dalam pengembangannya dan bagaimana produk ini bisa digunakan secara lebih luas lagi bukan saja untuk adat tapi sampai ke produk fashion yang dapat menjadikan ulos bernilai lebih tinggi secara ekonomi namun tetap menjaga kearifan lokal dan filosofi ulos tersebut.” pungkasnya.

”Iklan”Iklan”IklanINVESTASI DAIRI POS

Tentang Novel Sinaga

Baca Juga

dairipos pelantikan pejabat eselon di pemkab dairi

Ramai Hastag #KamiPadamu di Medsos saat Sekda Leonardus Diganti

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Pasca pelantikan pejabat Eselon II di lingkup Pemkab Dairi, berbagai aplikasi medsos …

mempertahankan tanah untuk ketahanan pangan di bawah ancaman tambang pt dpm

Mempertahankan Tanah untuk Ketahanan Pangan di Bawah Ancaman Tambang PT DPM

PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) merupakan perusahaan  tambang yang akan melakukan kegiatan tambang di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

”Iklan”Iklan