Trustpilot
Sabtu , 4 Desember 2021
”Iklan
”Iklan”Iklan ”Iklan
Pengembangan Desa di Era Digital, Pemkab Dairi Lakukan Gerakan Bangun Desa Unggul Mandiri
Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menjadi narasumber utama dalam acara sharing session via zoom yang diselenggarakan oleh Swiss German University (SGU)

Pengembangan Desa di Era Digital, Pemkab Dairi Lakukan Gerakan Bangun Desa Unggul Mandiri

DAIRI POS, SIDIKALANG – Pemerintah Kabupaten Dairi melakukan Gerakan Bangun Desa Unggul Mandiri (Gerbang Duma) yang menjadi salah satu strategi pengembangan desa di era digital yang mulai dikembangkan.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu yang menjadi narasumber utama dalam acara sharing session via zoom yang diselenggarakan oleh Swiss German University (SGU) pada Sabtu (27/6/2020). Dalam paparan materinya, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan di tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Dairi menetapkan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas yang telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Dairi.

Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Dairi dalam menjalankan program pembangunan dikatakan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu adalah mewujudkan Dairi yang Unggul yang mensejahterakan masyarakat dalam harmoni keberagaman. “Dairi yang Unggul yakni SDM yang Unggul, Birokrasi yang Unggul dengan menerapkan good governence dan clean governence,” ujar Beliau. Dalam pengembangan desa di era digital saat ini Pemerintah Kabupaten Dairi diutarakan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu seperti halnya Pemerintah Pusat mengarahkan segala pembangunan mulai dari desa. Salah satu untuk menggerakan pembangunan tersebut di desa adalah adanya peran serta dari Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Dari 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Dairi, dijelaskan Beliau hampir seluruhnya Kecamatan memiliki Bumdes.

Tantangan yang dihadapai saat ini untuk pengembangan desa di era digital ini, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan bagaimana agar Pemerintah Kabupaten Dairi dapat memastikan bahwa akses internet siap di setiap desa. Selanjutnya diutarakan Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu adalah bagaimana agar dapat menghadirkan platform digital untuk peningkatan perekonomian masyarakat desa serta menghadirkan smart farming di desa untuk pengembangan pengelolaan pertanian, perikanan serta peternakan.

Sementara itu, untuk strategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi dalam pengembangan desa di era digital, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan salah satunya adalah dengan melakukan Gerakan Bangun Desa Unggul Mandiri (Gerbang Duma), yakni satu Kecamatan satu Bumdes Unggul dan adanya Desa Kreatif Unggul. Beliau berharap melalui kegiatan sharing session ini, Pemerintah Kabupaten Dairi dapat melakukan kerjasama dengan Swiss German University dalam hal pengembangan desa tentunya dengan melakukan berbagai studi kelayakan agar pengembangan desa tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Telin and Lecturer di Swiss German University Dr. Ir. Sukardi Silalahi, MBA dalam paparannya mengatakan salah satu kunci yang paling penting dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian suatu negara adalah pengembangan desanya harus berkembang dengan baik apalagi desa yang sudah berbasis digital. Ir. Sukardi menyampaikan bahwa beliau telah mendorong program CSR Baktiku Negeriku Telkomsel dengan mendirikan Digital Centre di Silalahi. Ia katakan dengan adanya masa pandemi covid-19 yang sedang dihadapi saat ini, era digital akan semakin berkembang dengan pesat yang membuat kita harus mengikuti perkembangan era digital tersebut.

Dalam webminar ini, Bupati Eddy Berutu juga mendapatkan masukan dan dukungan khusus dari anggota DPD RI Ibu Badikenita Sitepu bahwa sebagai senator asal Sumatera Utara siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Dairi khususnya dalam melakukan pengembangan desa di era digital saat ini. Begitu juga dengan peserta lainnya yang banyak memberikan pertanyaan dan masukan kepada Bupati Eddy Berutu sehingga diskusi berlangsung sangat hangat dan konstruktif.

Menanggapi pertanyaan terkait pengembangan wisata Silalahi, Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu menerangkan dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Dairi, salah satu dari berbagai upaya yang telah dilakukan pihaknya yakni Pemerintah Kabupaten Dairi telah melakukan gebrakan dengan penggabungan kegiatan desa wisata di salah satu Kecamatan yang ada di Kecamatan Silahisabungan dengan memadukan ekonomi kreatif dengan melakukan Eko-Fashion yang mendapat dukungan dari pihak BUMN yakni PT. Inalum yang bekerja sama untuk mengeksplorasi dan mencari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan para penenun Ulos Silalahi di Kecamatan Silahisabungan. Dimana dalam hal ini telah dilakukan diversifikasi dari hasil tenun para penenun di desa wisata tersebut, yang selama ini dipakai sebagai ulos dalam kegiatan adat istiadat, telah diolah sedemikian rupa menjadi produk fashion.

“Bahkan, hasil produksi ulos Kecamatan Silahisabungan telah dipromosikan melalui eko fashion yang dilaksanakan di negara Belgia pada tahun 2019. Dan melalui Eko-Fashion tersebut permintaan akan produksi ulos semakin meningkat. Maka mutlak dilakukan transformasi dengan cara promosi dan pemasaran dengan media online,” pungkas Eddy Berutu.

Pada closing statement Bupati Eddy Berutu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Telin, SGU dan seluruh partisipan yang memberikan semangat dan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Dairi. Bupati Eddy menyampaikan bahwa Digital Centre Silalahi kedepannya akan dikembangkan sebagai coworking space dan pusat informasi wisata. Sehingga memiliki keuntungan yang saat ini sangat penting, yaitu jejaring dan kolaborasi.

Dalam sharing session tersebut, juga diikuti Mahasiswa Program Pasca Sarjana Swiss German University dan masyarakat Dairi yang ada di Jakarta. Yang menjadi moderator dalam sharing session tersebut adalah Dean of Faculty Business and Communication of SGU Dr. Nila K. Hidayat, SE, MM.

”Iklan”Iklan”IklanINVESTASI DAIRI POS

Tentang Novel Sinaga

Baca Juga

desa bongkaras, dairi dulunya makmur dengan pertaniannya sebelum dirusak oleh tambang (2)

Desa Bongkaras, Dairi dulunya Makmur dengan Pertaniannya Sebelum Dirusak oleh Tambang

Negara kita saat ini gencar-gencarnya mempromosikan dan mengagendakan program food estate dan mendatangkan investor sebanyak …

Genjot PAD Tidak Mesti dari Tambang, Tanah Dairi Subur dan Kopinya Tersohor

Genjot PAD Tidak Mesti dari Tambang, Tanah Dairi Subur dan Kopinya Tersohor

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak mesti dari retribusi di sektor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

”Iklan”Iklan