Trustpilot
Jumat , 3 Desember 2021
”Iklan
”Iklan”Iklan ”Iklan
Mutasi dr. Erna Ke Sumbul sudah Tepat
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Dairi, Rahmat Syah Munthe

Mutasi dr. Erna Ke Sumbul sudah Tepat

“Erna Marpaung yang dimutasi ke Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Sumbul adalah untuk mengisi tenaga dokter yang kurang dimana UPT Puskesmas Sumbul adalah Puskesmas rawat inap dan dibutuhkan tenaga dokter”

Dairi Pos – Berkembangnya informasi di publik atas pemberitaan beberapa media online yang berasumsi adanya ‘pelecehan’ dan ‘penghinaan’ kepada petugas medis di RSUD Sidikalang, dan Berujung mutasi perlu diluruskan, Ditengah Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten bersama Gugus Tugas Penanganan Covid -19 yang sampai hari ini berjuang bahu-membahu memutus rantai penyebaran covid – 19, harusnya itu yang menjadi fokus kita, sehingga Penyebarannya tidak bertambah di Kabupaten ini, bukan malah menggoreng issu kesana kemari membuat konsentrasi dan fokus menjadi terbagi, disampaikan oleh, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Dairi, Rahmat Syah Munthe, Kamis, 16 April 2020.

“sebaiknya kita semua menahan diri, jangan gampang terprovokasi dengan pemberitaan atau berita yang kebenarannya belum terkonfirmasi, dengan benar” Ucap Rahmat Syah Munthe,

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Dairi, Rahmat Syah Munthe, menyampaikan terkait mutasi yang dilakukan oleh pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dairi berdasarkan Keputusan Bupati Dairi Nomor 210/821/III/2020 tanggal 30 Maret 2020 Tentang Pengangkatan kembali dalam Jabatan Fungsional Dokter yang ditetapkan di Sidikalang pada tanggal 30 Maret 2020 adalah sebuah keputusan yang telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Bahwa dokter dapat dimutasi dari RSUD Sidikalang ke Puskesmas dengan alasan bahwa Puskesmas adalah unit pelayanan sarana kesehatan, dan selanjutnya dr. Erna Marpaung yang dimutasi ke Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Sumbul adalah untuk mengisi tenaga dokter yang kurang dimana UPT Puskesmas Sumbul adalah Puskesmas rawat inap dan dibutuhkan tenaga dokter sebanyak tiga orang sedangkan saat ini yang tersedia masih dua orang. Maka mutasi dr. Erna Marpaung dari RSUD Sidikalang ke UPT Puskesmas Sumbul sesuai kebutuhan organisasi dan telah sesuai dengan ketentuan,” papar Rahmat Munthe,

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Dairi, Rahmat Syah Munthe menyampaikan pihaknya sudah mengkonfirmasi langsung terkait isu yang beredar di masyarakat perihal di atas bahwa salah satu petugas yang melihat dan menyaksikan serta mengalami langsung kejadian itu, yakni pernyataan dari pihak management RSUD Sidikalang, Kepala Tata Usaha RSUD Sidikalang, Luber Sianturi menyampaikan tidak ada bentuk pelecehan atupun penghinaan seperti yang diasumsikan oleh dr Erna.

Rahmat Munthe Kadis Kominfo mengakui sudah mendapatkan kronologi peristiwa berdasarkan keterangan dan pernyataan dari Luber Sianturi, yaitu bermula saat beberapa dokter dan perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sidikalang datang menjumpai Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Sidikalang pada tanggal 6 April 2020 lalu terkait permintaan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD). Kemudian, Plt. Direktur RSUD Sidikalang berinisiatif datang untuk menjumpai para dokter dan perawat di IGD RSUD Sidikalang. Hingga saat itu disepakatilah dilaksanakan rapat bersama.

“Tidak benar ada pelecehan dan penghinaan kepada petugas medis di RSUD Sidikalang” Sambung Rahmat Syah, Kadis Kominfo Dairi itu juga menyampaikan, berdasarkan penjelasan terkait kronologi kejadian yang diterima dari Kepala Tata Usaha RSUD Sidikalang itu, saat adanya desakan dari petugas medis di RSUD Sidikalang itu pula agar Plt. Direktur RSUD Sidikalang segera menyiapkan atau mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) di IGD, dan hal ini juga sudah dilakukan dengan menyediakan kebutuhan APD melalui Kepala Ruangan sepanjang ada usul permintaan walaupun tidak seluruhnya dipenuhi sesuai dengan kebutuhan dan protocol covid-19. Diinformasikan bahwa dalam protokol Covid-19 sudah diatur standar penggunaan APD oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang menjadi pedoman penggunaan APD berdasarkan pada tiga tingkat perlindungan, berdasarkan Surat Rekomendasi yang dikeluarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Marilah sama-sama kita bahu-membahu dalam memutus rantai penularan covid-19 ini, saat ini yang paling di butuhkan oleh Dairi adalah saling Support antara masyarakat yang satu dengan yang lain, antara masyarakat dengan pemerintah, begitu juga sebaliknya antara Pemerintah kepada Masyarakatnya, Bersama Kita Pasti Bisa melewati Musibah ini” Tutup Rahmat Syah Munthe.

”Iklan”Iklan”IklanINVESTASI DAIRI POS

Tentang Novel Sinaga

Baca Juga

dairipos pelantikan pejabat eselon di pemkab dairi

Ramai Hastag #KamiPadamu di Medsos saat Sekda Leonardus Diganti

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Pasca pelantikan pejabat Eselon II di lingkup Pemkab Dairi, berbagai aplikasi medsos …

dairipos permampu serukan perlawanan terhadap kekerasan seksual di masa pandemi covid 19

Permampu Serukan Perlawanan terhadap Kekerasan Seksual di Masa Pandemi Covid-19

DAIRIPOS, MEDAN – Baru-baru ini publik dihebohkan oleh kekerasan seksual yang dialami oleh mahasiswi (L, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

”Iklan”Iklan