Trustpilot
Jumat , 3 Desember 2021
”Iklan
”Iklan”Iklan ”Iklan
Pemkab Dairi Undang Partisipasi Publik
Rukiatno Nainggolan (Fraksi Demokrat) Nasib M Sihombing ( Fraksi Nasdem), Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Pertanian, Turut hadir dan berdiskusi dalam FGD, Menjawab Polemik Pupuk subsidi.

Menjawab Polemik Pupuk Subsidi, Pemkab Dairi Undang Partisipasi Publik

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Kelangkaan Pupuk Subsidi menjadi Permasalahan dalam sektor Pertanian di tanah air. Pasalnya kelangkaan ini merata dialami oleh petani di wilayahnya masing-masing. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi dari awal sudah menyampaikan kebutuhan pupuk melalui eRDKK kepada Kementerian Pertanian atas arahan Bupati Dairi namun alokasi Pupuk Subsidi yang dimintakan untuk kebutuhan Petani Dairi tidak sesuai dengan Kuota yang diterima untuk kebutuhan Petani di Dairi.

Bupati Kabupaten Dairi, DR Eddy Keleng Ate Berutu berpendapat lain atas polemik yang terjadi dari pengurangan Kuota yang di tetapkan pemerintah pusat. Bupati Dairi menyatakan bahwa, Polemik pupuk bersubsidi ini bukanlah sebagai sebuah permasalahan, melainkan harus kita pahami sebagai sebuah tantangan. “Kondisi ini harus kita anggap sebagai tantangan, bukan sebagai masalah, Kabupaten Dairi harus bisa menghadapi tantangan ini” Ucap DR.Eddy Keleng Ate Berutu dan di sampaikan langsung kepada Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi dan Jajarannya dan Audiens yang hadir dalam acara FGD Jumat (20-3-2020) di yayasan Sada Ahmo.

Yayasan Pengembangan Ekonomi Teknologi Selaras Alam ( PETRASA ) yang di undang secara khusus untuk memberikan sumbangsih pemikiran atas pengalaman dan pendapingan yang dilakukan oleh Yayasan Petrasa kepada para petani Organik, Luat Sihombing yang mewakili Yayasan Petrasa dalam FGD tersebut berpandangan sama dengan DR.Eddy Keleng Ate Berutu, Duat Sihombing menyampaikan bahwa bagi Petrasa situasi ini merupakan peluang dan tantangan. Dalam praktek dilapangan, Petani sudah mulai hilang kepercayaan diri bahwa tanaman itu tumbuh di atas tanah bukan di atas pupuk, dalam artian, ketergantungan terhadap Pupuk Kimia sudah sangat tinggi ditengah kehidupan para Petani. Duat Sihombing mengatakan dalam forum FGD tersebut bahwa persoalan yang harus kita jawab adalah bagaimana mengembaikan kepercayaan petani bahwa tanaman tumbuh di atas tanah bukan tumbuh di atas pupuk Ucap Kepala Divisi Advokasi Yayasan Petrasa Dairi tersebut.

Pemkab Dairi Undang Partisipasi Publik-1
Bupati Dairi, DR.Eddy Keleng Ate Berutu, Akademisi Fakultas Peretanian USU, Ir. Elianor Sembiring, Balai Penelitian dan Tegnologi Pertanian SUMUT, Dr. Khadijah El Ramija, S.Pi, MP, Turut aktif berdiskusi melalui Teleconfrence dari kantornya masing-masing kepada para Nara Sumber yang hadir

Duat Sihombing mengakui bahwa untuk menumbuhkan semangat Petani kembali ke Pupuk Organik bukanlah pekerjaan yang mudah, di perlukan sentuhan Pemerintah Daerah untuk pro aktif dalam melaksanakannya, “Kami sangat mengapresiasi Forum FGD ini, dimana forum ini mengumpulkan banyak pendapat dari kacamata yang berbeda untuk tujuan yang sama” Ucap Kadiv Advokasi Petrasa tersebut.

”Iklan”Iklan”IklanINVESTASI DAIRI POS

Tentang Novel Sinaga

Baca Juga

doa doa ditautkan masyarakat tolak tambang pt dpm untuk keberlanjutan hasil pertanian (3)

Doa-Doa Ditautkan Masyarakat Tolak Tambang PT DPM untuk Keberlanjutan Hasil Pertanian

DAIRIPOS, SILIMA PUNGGA-PUNGGA – Puluhan warga Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi melakukan doa …

dairipos pelantikan pejabat eselon di pemkab dairi

Ramai Hastag #KamiPadamu di Medsos saat Sekda Leonardus Diganti

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Pasca pelantikan pejabat Eselon II di lingkup Pemkab Dairi, berbagai aplikasi medsos …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

”Iklan”Iklan