Trustpilot
Sabtu , 4 Desember 2021
”Iklan
”Iklan”Iklan ”Iklan
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu saat mengunjungi para siswa SMK yang di karantina
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu saat mengunjungi para siswa SMK yang di karantina

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Dairi Karantina 25 Pelajar SMK di TWI Sitinjo

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Sebanyak 25 pelajar SMK Prima Sidikalang harus menjalani karantina atau isolasi di rumah singgah Taman Wisata Iman (TWI) Kecamatan Sitinjo, yang disiapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabuapten Dairi, Senin (04/05/2020).

Ke 25 siswa/i tersebut baru saja pulang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Kota Medan. Namun, saat pulang dari Medan, sesampainya di pos perbatasan terpadu penanganan Covid-19 perbatasan Kabupaten Dairi dan Kabupaten Karo, tepatnya di Simpang Silalahi Lae Pondom, para siswa itu disarankan oleh petugas untuk menjalani Karantina selama 14 hari karena datang dari zona merah covid-19 dari kota Medan.

Kepala Sekolah SMK Prima Parawisata, Rejeki Situmorang yang dikonfirmasi menjelaskannya, bahwa anak didiknya yang dikarantina baru saja selesai melaksanakan PKL oleh pihak sekolah di kota Medan.

“Mereka baru saja melaksanakan PKL di berbagai Kantor perjalanan (Travel), ada yang di Perumnas Mandala, Simpang Pos dan Pasar Satu Medan,” kata Rejeki, Rabu (06/05/2020).

Ia menyampaikan, kronologi peristiwa ini bermula saat ke 25 anak didiknya dengan menaiki dua unit mobil Datra yang disewa atau rental menuju Sidikalang, Senin (04/05/2020). Sesampainya di posko perbatasan di Simpang Silalahi mobil Datra yang ditumpangi dihentikan petugas posko untuk pengecekan dan pendataan penumpang.

“Waktu dilakukan pengecekan suhu tubuh dan lainnya, semuanya normal dan tidak ada yang menunjukan gejala sakit. Namun, petugas posko langsung menyuruh siswa/i untuk melakukan karantina,” terang Rejeki Situmorang.

Ia menambahkan, lima orang dari 25 pelajar yang dikarantina bukanlah siswa/1 yang ikut PKL, mereka hanya diajak oleh guru pembina PKL untuk ikut menjemput para pelajar yang selesai melaksanakan PKL.

”Iklan”Iklan”IklanINVESTASI DAIRI POS

Tentang Novel Sinaga

Baca Juga

desa bongkaras, dairi dulunya makmur dengan pertaniannya sebelum dirusak oleh tambang (2)

Desa Bongkaras, Dairi dulunya Makmur dengan Pertaniannya Sebelum Dirusak oleh Tambang

Negara kita saat ini gencar-gencarnya mempromosikan dan mengagendakan program food estate dan mendatangkan investor sebanyak …

polres dairi lakukan mediasi masalah pemberitaan, polisi bentak pendeta di desa bangun kec. parbuluan dairi

Polres Dairi Lakukan Mediasi Masalah Pemberitaan, Polisi Bentak Pendeta di Desa Bangun Kecamatan Parbuluan Dairi

DAIRIPOS, SIDIKALANG – Adanya pemberitaan disalah satu media online yang menyampaikan oknum Polisi yang diduga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

”Iklan”Iklan