Kamis , 4 Maret 2021
Pimpinan Cabang Bank BRI Sidikalang, Agung Prasetyo

BRI Sidikalang Bagikan Buku Tabungan dan ATM Program BST

SIDIKALANG – Sebagai bank pemerintah, BRI Cabang Sidikalang pun langsung mengambil peran dalam penyaluran bantuan dana sosial (BST)  yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun Anggaran 2020 Kabupaten Dairi tahap II, Rabu (14/10/2020). 

Dimana diketahui,  Pemerintah kabupaten Dairi dalam hal ini DR.Eddy Keleng Ate Berutu selaku Bupati Dairi telah menggelontorkan sebagian APBD  guna menjaga stabilitas ekonomi yang anjlok akibat Pandemi Covid-19. Salah satunya pembagian BST kepada masyarakat Sidikalang yang digelar hari ini di Kantor Kecamatan Sidikalang.

BRI Cabang Sidikalang yang dinahkodai Agung Prasetyo hingga saat ini telah berkontribusi tinggi dalam  mendukung setiap program Pemerintah Kabupaten Dairi dalam menunjang setiap kepentingan masyarakat, mengingat saat ini  pemerintah tengah serius dalam menangani Covis-19 di Kabupaten penghasil kopi ini.

Pimpinan Cabang (Pimca) Bank BRI Cabang Sidikalang Agung Prasetyo mengatakan  bahwa ada sekitar 6114 buku rekening yang telah diselesaikan sesuai data-data Penerima BST dari Dinas Sosial Kabupaten Dairi yang sudah lengkap sesuai dengan Nomor Induk KTP (NIK) nya yang tersebar di 15 kecamatan Kabupaten Dairi.

“”Kalau dari BRI pada prinsipnya belum ada kendala, karena alurnya BRI menerima data penerima BST dari dinas sosial dan data itu sudah lengkap, nama NIK, kemudian kita bukakan rekening  lalu dananya kita masukkan ke buku tabungan penerima, kalau ada NIK yang tidak valid langsung kita koordinasikan dengan Dinas Sosial, sebanyak  6114 rekening kita butuh waktu 1 minggu untuk buka rekening, cetak buku rekening, permintaan kartu ATM dan aktivasi ATM, sehingga nanti ketika diberikan kepada si penerima BST, dana betul-betul sudah masuk dan rekening  dan kartu ATM sudah bisa digunakan. 

“Waktu  pembagian yang mungkin agak panjang waktunya. Kemarin kita koordinasikan dengan dinas sosial, terakhir tanggal 27 oktober, untuk pembagian kita upayakan tidak mundur. Bahkan kalau bisa kita upayakan untuk maju kita tetap menjaga  protokol Kesehatan. Sebab membatasi jumlah orang yang hadir di hari itu makanya kita buat sampai tgl 27 oktober 2020,’’ terang Agung saat ditemui di lokasi pembagian di Kantor Camat Sidikalang.

Agung menambahkan, kepada seluruh masyarakat penerima BST agar tetap mematuhi protocol Kesehatan pada saat  pengambilan buku rekening ataupun pada saat penarikan bantuan yang dilakukan di Bank yang ditunjuk.\

‘’Protokol Kesehatan harus dijalankan, social distancing dan physical distancing diupayakan jangan sampai ada kerumunan orang, tolong dimanfaatkan kecanggihan teknologi serta fasiltas-fasilitas digital yang sudah ada tanpa harus datang kekantor cabang,’’ ujarnya.

Ditanya soal solusi bagi masyarakat penerima BST  yang tinggal di Dssa, Agung mengutarakan bahwa saat ini pihaknya  telah memiliki sekitar 800 agen BRI Link yang tersebar di seluruh kecamatan bahkan ke tingkat desa se Kabupaten Dairi.

‘’Agen BRI Link kita sudah hampir 800 agen, dan itu sebenarnya perpanjangan tangan BRI dan itu resmi. Itu adalah nasabah-nasabah kita yang kita percaya untuk kita jadikan agen BRI Link. Ada agen BRI Link mobile yang prosesnya menggunakan HP dan agen BRI Link, jadi masyarakat bisa bertransaksi langsung  disana. Pembelian pulsa juga bisa dilakukan disana, atau pengisian token dan lainnya. hampir sama seperti ATM bahkan lebih lengkap dan fungsi perbankan sudah ada di BRI LINK. Jadi pesan saya tolong dimanfaatkan BRI Link terdekat sehingga protocol Kesehatan tadi bisa  kita terapkan. Masyarakat yang jauh pun terbantu, dari segi waktu dan juga biaya ongkos transportasi karena tidak harus pergi ke kota,” ungkapnya.

Terkait kondisi yang berkembang ditengah  masyarakat  bahwa buku rekening BST yang diterima dianggap tidak bisa dipakai buat nabung, Agung Prasetyo menjelaskan bahwa hal tersebut tidak benar serta perlu diluruskan kembali.

‘’Pada dasarnya Rekening BST ini merupakan bantuan Pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Dalam hal ini kita juga menyarankan untuk langsung diambil dan dibelanjakan uang bantuannya. Dan yang membedakannya adalah rekening BST ini adalah rekening program, uangnya bisa ditarik semua ( Saldo NOL) dan tidak dikenakan biaya administrasi bulanan. Jadi kedepannya pun kalo program ini sudah selesai, rekening tinggal dilanjutkan aja, dan rekening ini bisa digunakan untuk menabung, ATM nya juga bisa digunakan,’’ terang Agung. (DP 04)

Tentang DP02

Baca Juga

Bupati Eddy Berutu Sampaikan Rancangan KUA Dan PPAS Tahun Anggaran 2021

SIDIKALANG – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan Nota Pengantar rancangan Kebijakan Umum …

One comment

  1. Tetty nova yanti

    Bagaimana cara mendaftarkannya pak??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *